Kajian
Senin, 11 Februari 2013
Kamis, 07 Februari 2013
Puisi: Korupsi Perbuatan Durjana
Dahulu negeri ini loh jinawi
Dahulu Negara ini Zamrud Khatulistiwa
Entah mengapa, negeri ini perlahan runtuh
Runtuh di kuras oleh tikus yang menggerogoti tubuh
Engkau yang terus lapar akan uang
Engkau yang terus haus akan kuasa
Tahta dan kedudukan
Dimana letak hati nurani mu
Melihat rakyat yang kian lama kian menjerit
Jangan kau kira dengan harta harammu kau dapat membeli semuanya
Jangan kau bicara dengan mengatasnamakan kemanusian kau dapat membeli surga
Ingat Tuan! didunia kau boleh jadi konglomerat
Tapi di Yaumul Hisab kau tak bisa durjana
Bandung, 8 Februari 2013
Arogansi Kaum KAFIR dan PEMBANGKANG harus dihentikan
Semoga
kita bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim, menyadar sepenuhnya bahwa tindakan
mungkar yang dilakukan oleh sekelompok kaum pendosa, apakah itu kampanye free
sex, pornografi, lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), maupun sikap
pemerintah yang mempertahankan kebijakan ekonomi kapitalis, maupun politik
liberal dan memusuhi Syariah Islam dalam bernegara adalah bentuk provokasi yang
mengundang laknat Allah kapan saja. Pembiaran aliran sesat bak jamur di musim
hujan, serta tunduknya kaum minoritas kafir menjajah negeri Muslim Indonesia
dan berbagai upaya menyudutkan para pejuang Islam, membuat kampanye hitam untuk
menjerat atas nama terorisme juga tak kalah gawatnya bagi pengundang azab bila
dilihat dengan perspektif Al-Qur’an. Allah secara eksplisit mengancam akan
membalas mereka yang hendak membasmi para pejuang Islam sebagaimana dulu kaum
Kafir Quraisy hendak membasmi gerakan kaum Muslimin di bawah kepemimpinan
Rasulullah SAW وَإِذْ يَمْكُرُ
بِكَ الَّذِينَ
كَفَرُوا
لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ
اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ (QS. Al-Anfal : 30).
Namun
kita umat Islam tidak boleh membiarkan kaum Kafir dan pembangkang ahli maksiat
itu berbuat zalim kepada seluruh rakyat, khususnya kaum Muslimin. Bahkan Allah
SWT berkenan menurunkan azab-Nya melalui tangan kita قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ
وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ
(Q.S.
At-Taubah:14).
Dan
kezaliman, bila tidak dihapuskan dari muka bumi, bila dicegah, maka Allah akan
mengumumkan azab itu bagi kaum Muslimin jika tidak menghilangkan kezaliman
tersebut. Allah SWT mengancam kita semua dengan firman-nya
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا
أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ: Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak
khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa
Allah amat keras siksaan-Nya (QS. Al-Anfal 25).
Nah
apakah kita masih diam??????????
Bandung, 8 Februari 2013
Langganan:
Komentar (Atom)