Kajian

Senin, 23 Juli 2012

Makna Puasa


Al-Qur’an surat Baqarah ayat 183 menerangkan :
“Hai segenap manusia beriman!. Kami perintahkan kamu supaya mengerjakan puasa seperti telah kami perintahkan kamu supaya mengerjakan puasa seperti telah kami perintahkan pula yang demikian terhadap orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kamu taqwa”.

Allah telah memerintahkan kepada umat Islam mewajibkan puasa selama bulan ramadhan, sebagaimana tradisi agama-agama lain melaksanakannya. Orang Kristen berpuasa, orang Tionghoa berpuasa, orang Yahudi berpuasa, orang Hindu berpuasa sesuai ajaran risalah agama masing-masing.

Menurut ahli kedokteran, mengerjakan puasa sangat berguna untuk kesehatan rohaniah. Teringat sabda Rasulullah SAW mengingatkan :”Maka berpuasalah kalian supaya sehat”. Tentu, manfaat berpuasa sangat banyak sekali bagi jiwa manusia. Membangkitkan rasa uhkuwah terhadap kemanusian, membangkitkan jeritan tangis kaum tidak berpunya dan menghidupkan saling tolong-menolong.

Perspektif kesehatan jasmaniah, puasa dapat mengekang hasrat nafsu manusia, tamak dan serakah. Namun yang terjadi makna ramadhan 1433 H di Negeri kita? Tidak jauh sebelum ramadhan tahun lalu diantaranya: konsumerisme telah menjadi gaya hidup remaja muslim, manusia zaman sekarang masih banyak memperkosa hak-hak manusia lain, skandal korupsi telah biasa bak gurita raksasa yang tak dapat diatas oleh penguasa negeri ini, kesenjangan ekonomi-sosial telah menjalar kedalam batang tubuh warga Indonesia
.
Untuk kesekian kalinya maka kita berdoa kepada Tuhan agar puasa kita mendapatkan pahala, manfaat dan maghfirah sesuai yang termaksud oleh Allah SWT dan Rasulnya. 

Selamat menunaikan ibadah ramadhan 1433 H.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar